MENJAGA LAUT LEWAT BLUE ECONOMY YANG BERKELANJUTAN


MENJAGA LAUT LEWAT BLUE ECONOMY YANG BERKELANJUTAN image

BLUE ECONOMY, ISTILAH APA ITU?

World Bank mendefinisikan blue economy atau ekonomi biru sebagai pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan mata pencaharian dan pekerjaan, serta kesehatan ekosistem laut.

Saat ini, masih banyak negara-negara industri skala besar yang mengeksploitasi sumber daya maritim dan kelautan mereka tanpa melihat efek dari tindakan tersebut terhadap kesehatan laut di masa mendatang. Untuk itulah, blue economy perlu diterapkan agar kesejahteraan manusia dapat terwujud tanpa harus mengorbankan kehidupan kelautan melalui konsep keberlanjutan. Bagaimana caranya?

Ilustrasi kehidupan laut. (Sumber: unsplash.com/@goosegrease)

PRINSIP DASAR EKONOMI BIRU YANG BERKELANJUTAN 

Ilustrasi laut. (Sumber: unsplash.com/@neotronimz)

Mengingat peran laut untuk kehidupan manusia sangat krusial, penerapan blue economy harus disertai dengan landasan yang benar agar pelaksanaan ke depannya berjalan selaras dengan tujuan dari blue economy itu sendiri yakni pemanfaatan berkelanjutan.

Ada beberapa prinsip yang diusulkan oleh WWF untuk memastikan bahwa penerapan blue economy dapat berdampak pada kesejahteraan dan ketahanan perekonomian kelautan di masa mendatang. Prinsip ini berisi hal-hal yang harus diterapkan untuk mewujudkan blue economy yang berkelanjutan, yaitu:

  • Menyediakan manfaat ekonomi dan sosial untuk generasi saat ini dan generasi di masa depan

Blue economy yang berkelanjutan diharapkan dapat berkontribusi pada ketahanan pangan, membantu memberantas kemiskinan, dan juga meningkatkan stabilitas mata pencaharian, pendapatan, pekerjaan, kesehatan, keselamatan, kesetaraan, dan politik.

  • Mengutamakan ekosistem laut 

Blue economy yang berkelanjutan diharapkan dapat memulihkan, melindungi, dan memelihara keragaman, produktivitas, ketahanan, fungsi inti, serta nilai intrinsik dari ekosistem laut yang merupakan modal krusial bagi alam dalam mencapai kemakmuran.

  • Turut membantu stabilitas planet

Blue economy yang berkelanjutan diharapkan membantu stabilitas planet dengan menggunakan teknologi bersih yang ramah lingkungan, menggunakan energi yang dapat diperbaharui, dan memanfaatkan material yang dapat digunakan kembali atau didaur ulang sehingga meminimalisir sampah. Cara tersebut akan membantu kita melestarikan stabilitas sosial dan ekonomi serta menjaga pemanfaatan sumber daya sesuai porsinya, tidak berlebihan.



LAUT BALTIK, PENERAPAN BLUE ECONOMY YANG SUKSES?

Ilustrasi Laut Baltik. (Sumber: WWF Baltic)

Laut Baltik merupakan laut air payau yang ada di Eropa Utara, dan merupakan salah satu laut paling berpolusi di dunia. Polusi ini disebabkan oleh perairan Laut Baltik yang dangkal, koneksi yang terbatas ke laut, sirkulasi air yang lambat, suhu air yang rendah, serta polusi di darat. Penangkapan ikan yang berlebihan juga menjadi salah satu penyebab kerusakan Laut Baltik.

Dalam penerapannya untuk mengatasi masalah di Laut Baltik, blue economy diterapkan oleh pemerintah setempat. Namun berdasarkan prinsip dasar keberlanjutan yang sudah dibahas di atas, ternyata penerapan blue economy ini tidak berjalan efektif. Penyebab pertama adalah karena parahnya stres lingkungan yang berasal dari aktivitas manusia di laut maupun darat. Kedua, material yang digunakan dalam penerapan blue economy di Laut Baltik tidak menggunakan material yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui, sehingga sudah pasti tidak akan mencapai aspek keberlanjutan yang merupakan tujuan awal dari penerapan blue economy ini sendiri. 

Kemudian, salah satu kelemahan mendasar yang mengakibatkan penerapan blue economy di Laut Baltik tidak efektif adalah belum ada kesepakatan mengenai definisi blue economy yang berkelanjutan sehingga tidak ada landasan kuat bagi pihak yang berwenang dalam pengambilan kebijakan dan keputusan. Lalu, kurangnya koordinasi antar pihak berwenang mengenai pengambilan keputusan menghasilkan sistem yang tidak terintegrasi, yang mana juga menjadi penghalang untuk penerapan blue economy di Laut Baltik. Hal tersebut kemudian mengarah kepada kelemahan selanjutnya, yakni tidak ada strategi efektif yang ditargetkan untuk mengatasi akar dari masalah kelautan di Laut Baltik.

Untungnya, permasalahan di Laut Baltik sudah diidentifikasi karena laut ini merupakan salah satu laut yang paling banyak diteliti sehingga pemerintah dimudahkan dalam menentukan langkah atau tindakan penting yang harus diambil untuk memperbaiki Laut Baltik. Selain itu, hal yang akan membantu dalam mengatasi masalah di Laut Baltik adalah kebijakan kelautan yang penting sudah diterapkan oleh pemerintah setempat. Kawasan Laut Baltik juga sudah dianggap sebagai model kerja sama transnasional, sehingga kegiatan mengatasi tantangan keberlanjutan yang memerlukan kerja sama regional yang melibatkan pihak publik, swasta, dan masyarakat sipil dapat dilakukan. Kawasan Laut Baltik juga salah satu yang terkaya di dunia, sehingga kekuatan dari segi finansial ini dapat membantu dalam berinvestasi dan berinovasi untuk keberlanjutan kehidupan maritim.

Oleh karena itu, penerapan blue economy yang efektif dan berkelanjutan dapat diraih dengan melakukan perbaikan dari kesalahan sebelumnya. Pertama, kebijakan yang sudah ada dapat membantu Laut Baltik kembali sehat, asal dengan cara yang lebih terintegrasi. Lalu, perusahaan yang memegang prinsip keberlanjutan juga dapat berkontribusi untuk Laut Baltik dengan terlibat dalam kegiatan bisnis serta investasi, dan juga berinovasi untuk kemudian dibawa ke pasar global agar mendapatkan perhatian dari dunia. Hal yang tidak kalah penting, Laut Baltik dapat menjadi model untuk penerapan blue economy yang benar-benar berkelanjutan jika kebijakan-kebijakan yang sudah ada diterapkan, terutama dengan menggunakan prinsip dasar blue economy berkelanjutan, seperti memanfaatkan sumber daya yang ramah lingkungan dalam pelaksanaannya.

Sources:

Word Bank: Blue Economy

Green Growth Knowledge: Sustainable Blue Economy 

Green Growth Knowledge: Baltic Sea Blue Economy



Artikel ini ditulis oleh Amalia Diva





Related Post