LESTARIKAN LINGKUNGAN DENGAN JUNK REMOVAL RUMAHMU!


LESTARIKAN LINGKUNGAN DENGAN JUNK REMOVAL RUMAHMU! image

JUNK REMOVAL ITU APA, SIH? 

Junk removal adalah kegiatan membersihkan dan menyingkirkan berbagai jenis sampah terutama limbah padat, mulai dari rongsokan, barang bekas, maupun barang tidak terpakai yang harus kamu singkirkan karena memakan terlalu banyak ruang. Junk removal akan sangat membantu saat kamu harus decluttering—membuang barang yang tidak perlu untuk menghemat tempat—ruangan di rumah. 

Ilustrasi junk removal. (Sumber: blog.renovationfind.com

KENAPA HARUS JUNK REMOVAL?

Di rumahmu pasti ada tumpukan barang berdebu yang tidak pernah digunakan lagi dalam 5 tahun terakhir, bukan? Sstt, sebenarnya itu sudah masuk kategori sampah, lho, lebih baik disingkirkan dan dibersihkan!

 Lalu, sadarkah kamu bahwa kebiasaan itu lama kelamaan akan membuat rumahmu menyerupai gudang rongsokan? Selain itu, rumah yang penuh sesak dengan barang, terutama barang bekas, rusak, atau tidak pernah digunakan, secara tidak langsung berpengaruh pada kesehatan mental, lho! Gak cuma itu, lingkungan ikut kena dampaknya kalau kamu tidak mengelola dan membuang barang tersebut dengan benar. Beberapa masalah lingkungan di bawah ini akan semakin parah jika kamu salah dalam mengelola dan membuang sampah.



  • Pencemaran tanah

Ini adalah masalah utama yang terjadi akibat kesalahan dalam mengelola sampah. Sampah di rumahmu seringkali hanya ditumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) tanpa pengelolaan yang tepat Tumpukan sampah tersebut dapat mengeluarkan zat kimia beracun yang mencemari tanah. Zat kimia tersebut kemudian akan merusak tumbuhan di sekitar TPA. Bahkan, kesehatan hewan dan manusia yang mengonsumsi tumbuhan tersebut berpotensi terancam.

  • Polusi air

Zat kimia beracun yang mencemari tanah kemudian akan bocor ke mata air yang menjadi sumber air minum dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat sekitar. Zat kimia beracun tersebut seringkali bercampur dengan limbah cair dan dapat mencemari laut sehingga mengancam kehidupan biota laut serta manusia dan hewan yang mengonsumsinya. 

  • Pencemaran udara

Tumpukan sampah di TPA tidak hanya mencemari tanah dan air, namun juga dapat mencemari udara dari aktivitas pembakaran sampah. Saat dibakar, berbagai zat kimia dalam tumpukan sampah akan menghasilkan gas beracun yang tidak hanya merusak lapisan ozon, namun juga membahayakan kesehatan masyarakat di sekitar TPA.

  • Perubahan iklim

Semakin panasnya bumi ini juga hasil dari kesalahan dalam mengelola sampah. Tumpukan sampah yang menggunung akan membusuk dan mengeluarkan gas rumah kaca yang naik ke atmosfer dan menahan panas di bumi. Itulah mengapa, saat siang hari panasnya terasa semakin terik! 

Empat masalah lingkungan di atas adalah beberapa masalah utama dari sekian banyak masalah lainnya, yang mengharuskan kamu untuk melakukan junk removal sesegera mungkin, Earthlings! 

Ilustrasi polusi udara dari pembakaran sampah di TPA. (Sumber: climatecentral.org

SEDERET METODE JUNK REMOVAL DARI RUMAH 

Ada banyak pilihan yang bisa kamu lakukan untuk mengelola limbah padat di rumahmu. Beberapa metode di bawah ini sangat direkomendasikan dalam mewujudkan junk removal yang ramah lingkungan.

  • Daur Ulang atau Recycling 

Ilustrasi daur ulang. (Sumber: rco.on.ca

Limbah padat yang didaur ulang menjadi sesuatu yang baru akan berkontribusi pada kelestarian lingkungan melalui berbagai aspek, seperti menghemat energi, mencegah tumpukan sampah di TPA bertambah, dan masih banyak lagi. Metode daur ulang memastikan bahwa kamu mengelola sampah tanpa membahayakan lingkungan. Hanya saja, melakukan daur ulang memang tidak bisa sembarangan, terutama untuk barang-barang di dalam rumah. Kamu harus paham jenis limbah padat rumah tangga apa saja yang bisa didaur ulang sebelum memberikannya ke pusat daur ulang.



Umumnya, barang-barang dengan bahan berikut adalah limbah padat rumah tangga yang bisa didaur ulang. 

  • Kertas, misalnya buku, majalah, koran, kartu undangan, dan amplop.

  • Aluminium, contohnya kaleng semprotan nyamuk.

  • Peralatan elektronik, seperti smartphone, laptop, mesin cuci, dan lain-lain.

  • Baterai—jenis sekali pakai dan isi ulang.

  • Plastik, selain kantong plastik ada kaset CD, DVD, serta botol plastik. 

  • Gelas, diantaranya ada tempat selai dan botol saus.

Agar daur ulang lebih efektif dan efisien, terapkan tips-tips di bawah ini!

  • Identifikasi jenis bahan yang diterima oleh pusat daur ulang, agar kamu ikut memudahkan mereka saat memilah dan mengolah sampahnya.

  • Pastikan barang dalam keadaan bersih, cucilah barang bekas tempat makanan dan minuman—kaleng, plastik, gelas, dsb—agar sampah makanan tidak mengkontaminasi barang lainnya, atau barangmu akan langsung di buang ke tempat pembuangan akhir.

  • Lipat dan ratakan sampah kardus, sehingga kamu bisa menghemat tempat untuk barang lainnya.

  • Buat wadah khusus untuk barang yang bisa didaur ulang, agar kamu lebih mudah mengorganisir dan memilah barang tersebut nantinya.

  • Belilah produk yang terbuat dari bahan hasil daur ulang, cara ini mendukung para produsen yang menjalankan praktik bisnis berkelanjutan. Setelah masa pakai produk tersebut habis, produk akan kembali didaur ulang, sehingga siklus jual-beli tidak menghasilkan sampah. 

  • Up-Cycling 



Ilustrasi up-cycling sepatu bot menjadi pot gantung. (Sumber: onyalife.com

Berbeda dengan recycling, metode up-cycling tidak menghancurkan limbah padat untuk digunakan sebagai bahan dasar sebuah produk baru. Up-cycling mengandalkan ide dan kreatifitas untuk mengubah dan menggunakan kembali (reuse) barang bekas menjadi barang baru, khususnya dari segi fungsional. Istilah up-cycling merujuk pada kegiatan DIY (Do It Yourself), namun ciri khas up-cycling adalah hanya memanfaatkan barang bekas saja. 

Contoh up-cycling yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari di antaranya mengubah ban bekas menjadi tempat duduk, memanfaatkan sampah botol plastik sebagai pot gantung, mengkreasikan baju-baju bekas menjadi boneka, dan masih banyak lagi. Jenis limbah padat yang bisa digunakan dalam up-cycling juga bervariasi, tergantung sekreatif apa ide yang ingin kamu wujudkan pada limbah padat yang ada di rumahmu.




Simak beberapa tips berikut untuk membantu kamu saat up-cycling, Earthlings!

  • Persiapan yang matang adalah kuncinya. Pastikan kamu memiliki peralatan yang lengkap untuk melakukannya agar proses up-cycling tidak terhenti tiba-tiba karena ada alat yang kurang. 

  • Jangan asal up-cycling, pasti barang bekas di rumahmu penuh debu dan sarang laba-laba yang menempel, kan? Bersihkan dulu barangnya, ya!

  • Gunakan kuas cat berkualitas tinggi, agar bebas dari bulu-bulu yang rontok sehingga warna cat menutup sempurna barang bekasmu. Terlihat seperti baru, deh!

  • Cari inspirasi lewat sosial media. Saat ini konten DIY marak sekali di mana-mana, kamu tinggal mengetik kata kunci yang tepat untuk mendapatkan tutorial DIY yang kamu mau. Setelah itu, tinggal ikuti tutorialnya menggunakan barang bekas yang sudah kamu siapkan. 

  • Donasikan barang yang masih berfungsi dan layak pakai 

Ilustrasi donasi. (Sumber: thespruce.com

Mungkin bagimu limbah padat di rumah sudah tidak ada gunanya lagi. Namun, masih banyak orang kurang beruntung di luar sana yang akan sangat terbantu dengan donasimu. Entah itu baju bekas, celana yang sudah kekecilan, smartphone lama yang tidak terpakai, sofa bekas, dan lain sebagainya, donasikan ke mereka yang membutuhkan. Mulai dari yang terdekat seperti saudara, tetangga, teman-teman kampus, atau ke yang sudah pasti membutuhkan seperti panti asuhan dan organisasi kegiatan amal.

Selain bermanfaat bagi sesama, mendonasikan barang bekasmu akan membantu melestarikan lingkungan karena barang tersebut berakhir di pihak yang membutuhkan. Kamu juga mengurangi terjadinya masalah pencemaran lingkungan seperti yang telah disebutkan sebelumnya.




Ada dua tips untuk memastikan donasi kamu tidak memberatkan bagi yang menerimanya:

  • Konfirmasi kebutuhan target donasi. Tidak sembarangan, kebanyakan organisasi dan panti asuhan mempunyai aturan sendiri tentang barang apa yang bisa dan tidak bisa mereka terima. Begitu juga saat kamu ingin berdonasi ke kerabat dekat, pastikan barang yang kamu berikan ke mereka sesuai kebutuhan, ya.

  • Periksa kondisi barang, jika barangmu sudah berkarat, robek sana-sini, dan rusak, lebih baik didaur ulang saja karena tidak akan bisa digunakan lagi oleh yang menerimanya. Ingat, donasi tidak sama dan bukan representasi dari “membuang sampah pada tempatnya”, ya! Lakukan donasi dengan benar agar barang-barangmu bisa diterima dengan senang hati.

Jika kamu ingin berdonasi, pertimbangkan target donasi dan jenis barangnya seperti contoh di bawah ini:

  • Panti asuhan — pakaian, seragam sekolah, peralatan sekolah (tas, buku, alat tulis), buku cerita, mainan, perlengkapan ibadah (mukena dan peci).

  • Tempat penampungan hewan — handuk dan selimut.

  • Perpustakaan — berbagai jenis buku layak baca. 


JUNK REMOVAL DAN KEUNTUNGANNYA BAGI LINGKUNGAN 

Ada banyak keuntungan yang akan kita berikan pada lingkungan dari penerapan junk removal yang tepat dan konsisten. Berikut adalah beberapa contohnya:

  • Membantu mengurangi polusi air, udara, dan tanah.

  • Meningkatkan kualitas air, udara, dan tanah.

  • Mengurangi emisi gas rumah kaca.

  • Membantu menghemat energi—yang diperlukan saat memproduksi produk baru.

  • Melestarikan sumber daya alam seperti mineral, air, dan kayu, melalui daur ulang (recycling) dan up-cycling.



Empat fakta menarik di bawah ini adalah bukti dari keuntungan junk removal dengan metode daur ulang (recycling). Simak, yuk!

  • Mendaur ulang satu kaleng aluminium dapat menghemat energi sebanyak 95%, yang mana setara dengan menyalakan televisi selama 3 jam.

  • Mendaur ulang satu kotak limbah gelas menghemat energi sebanyak 50%, atau setara dengan menyalakan lampu kapasitas 100 watt selama 4 jam.

  • Kita bisa menghemat 17 pohon dan 7.000 galon air dengan mendaur ulang satu ton kertas.

  • Jika kita mendaur ulang setiap botol plastik bekas, kita akan mencegah bertambahnya 2 miliar ton plastik ke tempat pembuangan akhir.

Cukup mengesankan juga, ya, ternyata keuntungan junk removal bagi lingkungan. Yuk, segera mulai junk removal untuk bantu melestarikan lingkungan dari rumah, Earthlings!



References:

Jiffy Junk | Junk Removal Benefits the Environment – But How? 

Skip the Tip | 10 NEGATIVE EFFECTS OF IMPROPER RUBBISH REMOVAL 

SCA | How to Recycle and Why You Should Do It 

Forge Waste & Recycling | The Waste Management & Recycling Blog 

House Beautiful | Upcycling for beginners: 11 things to know 

BBB | Decluttering and Organizing - A Guide to Used Goods Donations 

UMass Amherst | Office of Waste Management: Environmental Benefits 



This article is written by Amalia Diva.

 


Related Post